Menggunakan produk yang salah dapat merusak layar dan lapisan pelindung. Ini adalah cara teraman untuk membersihkan ponsel Anda.
Ponsel Anda mengumpulkan bakteri dan kuman sepanjang hari. Berikut cara membersihkan dan menjaga kebersihan ponsel Anda dengan aman.
Menurut survei Desember 2024, orang Amerika menghabiskan lebih dari 5 jam sehari menggunakan ponsel mereka. Dengan penggunaan yang begitu banyak, tidak mengherankan jika ponsel menjadi tempat berkembang biaknya kuman — bahkan, seringkali lebih kotor daripada dudukan toilet. Karena Anda terus-menerus memegang ponsel dan menempelkannya ke wajah Anda, membersihkannya secara teratur bukan hanya tindakan yang cerdas, tetapi juga penting untuk kesehatan Anda.
FCC merekomendasikan untuk mendisinfeksi ponsel Anda setiap hari, tetapi tidak semua metode pembersihan aman. Bahan kimia keras dan bahan abrasif dapat merusak lapisan pelindung dan berpotensi merusak layar. Penting untuk menggunakan metode pembersihan yang tepat agar ponsel Anda tetap bersih dan dalam kondisi baik.
Untungnya, ada cara aman dan efektif untuk mendisinfeksi ponsel Anda tanpa menyebabkan kerusakan. Kami akan memandu Anda melalui metode dan produk terbaik untuk membantu menjaga perangkat Anda bebas kuman, baik Anda menggunakan iPhone atau Samsung, dan terlepas dari peringkat tahan airnya.
Setelah menyentuh permukaan yang sering digunakan seperti gagang pintu, tempat duduk transportasi umum, troli belanja, dan SPBU, Anda mungkin perlu menggunakan pembersih yang kuat untuk membersihkan ponsel Anda. Namun, Anda harus menghindari penggunaan produk yang mengandung alkohol gosok atau alkohol murni karena dapat merusak lapisan pelindung yang mencegah kerusakan akibat minyak dan air pada layar.
Beberapa orang menyarankan untuk membuat campuran alkohol dan air sendiri, tetapi konsentrasi yang salah dapat merusak ponsel Anda. Pilihan teraman adalah menggunakan tisu disinfektan yang mengandung 70% isopropil alkohol. Untuk pembersihan sehari-hari, pertimbangkan untuk menggunakan pembersih UV seperti PhoneSoap, yang membunuh 99,99% kuman. Kami juga dapat berkonsultasi dengan produsen ponsel dan perusahaan telepon seluler untuk mendapatkan rekomendasi.
Apple kini menganjurkan penggunaan tisu Clorox dan disinfektan serupa, yang sebelumnya tidak direkomendasikan sebelum pandemi karena dianggap terlalu abrasif untuk lapisan layar. AT&T merekomendasikan menyemprotkan alkohol isopropil 70% pada kain lembut bebas serat dan menyeka perangkat. Samsung juga merekomendasikan penggunaan alkohol 70% dan kain mikrofiber. Selalu pastikan ponsel Anda dimatikan sebelum dibersihkan.
Terkadang membersihkan ponsel Anda membutuhkan perawatan yang lebih khusus. Pembersihan harian yang direkomendasikan mungkin tidak cukup untuk menghilangkan noda pasir yang membandel atau noda alas bedak yang sulit dihilangkan setelah liburan di pantai.
Sidik jari tak terhindarkan karena minyak yang dihasilkan oleh kulit Anda. Setiap kali Anda mengambil ponsel, sidik jari akan tertinggal di layar. Cara teraman untuk melindungi layar Anda dari sidik jari adalah dengan menggunakan kain mikrofiber. Untuk pembersihan yang lebih menyeluruh, basahi kain dengan air suling (jangan pernah mengoleskan air langsung ke layar) dan usap permukaannya. Ini juga berlaku untuk bagian belakang dan samping ponsel.
Alternatif lainnya, coba gunakan stiker pembersih layar berbahan mikrofiber yang dapat Anda tempelkan di bagian belakang ponsel untuk memudahkan proses pembersihan.
Pasir dan serat kain mudah tersangkut di lubang dan celah ponsel Anda. Untuk membersihkannya, kami sarankan menggunakan selotip bening. Tempelkan selotip di sepanjang lipatan dan di sekitar speaker, lalu gulung dan masukkan perlahan ke dalam lubang. Selotip akan menarik semua kotoran. Kemudian Anda cukup membuang selotip tersebut, dan membersihkannya pun akan mudah.
Untuk lubang speaker yang kecil, gunakan tusuk gigi atau alat pembersih celah kecil secara perlahan untuk menyedot kotoran. Alat-alat ini juga berguna untuk membersihkan peralatan kecil lainnya atau area yang sulit dijangkau di dalam mobil Anda.
Saat Anda menggunakan riasan atau produk perawatan kulit seperti alas bedak dan pelembap, hal itu meninggalkan bekas pada layar ponsel Anda. Pembersih riasan, meskipun aman untuk wajah Anda, mungkin mengandung bahan kimia berbahaya dan oleh karena itu tidak aman untuk layar. Sebagai gantinya, cobalah pembersih riasan yang aman untuk layar seperti Whoosh, yang bebas alkohol dan lembut untuk semua layar.
Atau, usap ponsel Anda dengan kain mikrofiber yang lembap, lalu bilas kain tersebut. Pastikan kain hanya sedikit lembap agar ponsel Anda tidak basah.
Ponsel tahan air (IP67 ke atas) sebaiknya dilap dengan kain lembap daripada direndam atau dipegang di bawah air, meskipun ponsel tersebut menyatakan dapat tahan terendam air untuk jangka waktu tertentu.
Setelah itu, lap ponsel dengan kain lembut, pastikan semua port dan speaker kering. Meskipun ponsel ini tahan air, merendamnya dalam air dapat menyebabkan air masuk ke port, yang akan memperlambat pengisian daya. Ingatlah bahwa fitur tahan air hanya untuk keadaan darurat, bukan untuk berenang atau pembersihan rutin.
Sidik jari di ponsel Anda tidak dapat dihindari karena kulit Anda menghasilkan minyak yang menempel pada layar ponsel.
Kita sudah membahas mengapa Anda harus menghindari penghapus riasan dan alkohol, tetapi itu bukanlah daftar lengkap produk pembersih yang berbahaya. Berikut beberapa barang dan produk lain yang sebaiknya tidak pernah Anda gunakan untuk membersihkan ponsel Anda:
Waktu posting: 07-04-2025